Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening – Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan kondisi dimana kelenjar getah bening mengalami pembesaran akibat reaksi terhadap banyaknya sel imun yang diproduksi kelenjar getah bening untuk melawan zat yang membahayakan tubuh.

Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening sendiri berada di banyak bagian tubuh, seperti di ketiak, belakang telinga, dagu, leher, pangkal paha, bagian belakang kepala. Pembengkakan kelenjar getah bening sendiri bisa atau tanpa disertai dengan nyeri ketika disentuh atau saat melakukan gerakan.

Selain muncul benjolan, pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa menimbulkan gejala lain. Dan gejala yang muncul di tiap orangnya bisa berbeda. Tergantung lokasi pembengkakan kelenjar getah beningnya. Berikut gejala yang akan muncul.

  • Berat badan turun
  • Demam
  • Nafsu makan menghilang
  • Pilek
  • Berkeringat saat malam hari
  • Sakit tenggorokan

Segera kunjungi dokter Anda jika pembengkakan kelenjar getah bening yang dialami :

  • Muncul tanpa penyebab yang jelas
  • Terus bertambah besar dan sudah berlangsung selama lebih dari dua minggu
  • Bertekstur keras dan tak bergerak saat digoyangkan

Segera ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) jika pembengkakan kelenjar getah bening membuat kesulitan menelan atau kesulitan bernapas.

Bagaimana cara mendiagnosis pembengkakan kelenjar getah bening?

Biasanya, diagnosis akan diawali dengan memeriksa gejala yang muncul serta riwayat penyakit yang sudah pernah diderita. Saat pemeriksaan gejala, dokter akan mengamati ukuran dan tekstur benjolan yang muncul.

Dokter juga bisa menjalankan beberapa tes untuk memastikan kondisi. Adapun tes yang bisa digunakan untuk mendiagnosis pembengkakan kelenjar getah bening, di antaranya:

  • Tes darah. Dokter bisa saja meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan hitung darah lengkap. Tes yang satu ini bisa mendeteksi permasalahan kesehatan yang tengah diderita pasien seperti infeksi.
  • CT Scan atau MRI. CT scan berfungsi mendeteksi sumber infeksi dan tumor.
  • Biopsi. Tes ini bekerja dengan cara mengambil sampel di kelenjar getah bening yang membengkak lalu diperiksa dibawah mikroskop.

Dalam sejumlah kasus, pembengkakan kelenjar getah bening bisa pulih dengan sendirinya. Tapi, akan jauh lebih baik bila pasien langsung menemui dokter saat mengalami gejala pembengkakan kelenjar getah bening.

Pasien juga bisa melakukan perawatan sendiri di rumah untuk meredakan gejala nyeri yang muncul. Perawatan mandiri yang bisa dilakukan, di antaranya:

  • Kompres area pembengkakan menggunakan kain basah yang hangat.
  • Minum obat pereda nyeri seperti paracetamol. Namun harap konsultasikan terlebih dulu ke dokter sebelum mengonsumsi obat.
  • Cukupi kebutuhan istirahat.

Nah itulah informasi tentang Gejala Pembengkakan Kelenjar Getah Bening. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua yang sudah menyimaknya.

Posted by ensiklopediaviva.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via WhatsApp