Gejala Awal TBC pada Anak dan Orang Dewasa

Gejala Awal TBC pada Anak dan Orang Dewasa

Gejala Awal TBC pada Anak dan Orang Dewasa – TBC atau yang dikenal dengan istilah Tuberkulosis merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Penyakit ini pertama kali ditemukan pada tahun 1882 oleh Robert Kock. Bakteri bernama Mikobakterium tuberkulosa inilah yang memicu terjadinya infeksi di saluran pernapasan.

Gejala Awal TBC pada Anak dan Orang Dewasa

Organ yang paling vital seperti paru-paru adalah organ yang paling sering terserang atau terinfeksi bakteri yang satu ini. Karena penyakit TBC menular, maka memang dianggap sebagai sangat mengancam. Bahkan diketahui. Indonesia merupakan negara berada di urutan ketiga paling besar di dunia yang mempunyai kasus TBC tertinggi.

Jadi, sebelum Anda terserang TBC, sebaiknya kenali satu per satu gejala awal TBC supaya Anda bisa mengatasinya sejak dini. Sejak kondisi TBC Anda belum begitu parah. Berikut gejala awal TBC yang harus dikenali.

  • Batuk

Batuk sudah pasti merupakan salah satu gejala TBC. Batuk bisa makin parah saat batuk mulai berdahak. Sepintas, mungkin banyak orang yang tidak menduga bahwa batuk yang dialaminya adalah gejala TBC. Pasalnya banyak juga kasus batuk yang disebabkan oleh masalah kesehatan lain seperti radang tenggorokan. Tapi jika batuk yang dialami susah sembuh, Anda harus curiga.

  • Batuk berdahak dengan warna tak wajar

Jika Anda mengalami batuk berdahak biasa akibat flu atau nyeri tenggorokan, dahak mungkin akan berwarna putih. Tapi khusus penyakit TBC, warna dahak bisa menjadi kuning atau abu-abu. Tentu, hal tersebut tidak normal dan harus segera diperiksakan ke dokter jika terus menerus terjadi.

  • Batuk darah

Batuk berdahak yang disertai dengan darah terbilang kondisi yang cukup serius. Peyebab batuk berdarah sendiri cukup beragam. Salah satunya bisa jadi akibat TBC. Jika batuk berdarah tersebut terus terjadi selama 3 minggu, sebaiknya Anda temui dokter.

  • Demam

Biasanya demam kerap terjadi pada penderita flu atau masuk angin. Namun sebetulnya demam juga bisa menandakan Anda mengalami TBC. Khususnya demam tinggi yang diikuti keringat. Rata-rata demam dialami saat malam hari.

  • Kehilangan nafsu makan

Karena mengalami batuk yang sangat intens dan berjangka panjang, ditambah dengan kondisi demam. Wajar saja bila penderita malas makan. Hilangnya nafsu makan tentu saja terjadi akibat batuk yang mengeluarkan dahak berkali-kali.

  • Penurunan berat badan

Karena nafsu makan menghilang, maka tak heran jika berat badan pun ikut menghilang alias turun. Malas makan bisa membuat seseorang makan jauh lebih sedikit dari porsi biasanya. Batuk batuk dengan banyak dahak di tenggorokan serta saluran pernafasan yang terganggu akan membuat makanan yang masuk terasa sangat tidak nyaman untuk ditelan.

  • Kelelahan

Cepat merasa lelah juga dapat menjadi salah satu gejala TBC yang wajib Anda waspadai. Kondisi fisik seseorang akan semakin melemah meski tidak banyak melakukan aktivitas. Fisik akan mudah merasa capek. Kondisi capek ini sebenarnya adalah imbas dari demam yang dialami.

Belum lagi selera makan yang berkurang, sehingga tubuh tidak lagi memiliki tenaga. Kondisi fisik yang lemah adalah akibat dari tubuh yang kekurangan asupan nutrisi dan cairan.

  • Tubuh panas dingin

Gejala awal TBC berikutnya adalah tubuh yang panas dingin dengan suhu yang tidak stabil dan berubah-ubah. Sekilas mungkin kondisi ini dianggap sebagai kondisi demam biasa yang tidak ada hubungannya dengan TBC. Namun untuk lebih amannya, periksakan segera ke dokter.

  • Perubahan warna urin

Warna urin yang terlihat berbeda dari biasanya juga bisa menjadi gejala awal TBC. Jika warna urin terus menerus berwarna keruh atau kemerahan, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.

  • Tubuh pegal-pegal

Demam dan batuk serta tubuh yang terasa pegal-pegal meski tidak melakukan banyak akitivitas dapat menjadi pertanda adanya TBC. Untuk lebih memastikannya, Anda bisa menemui dokter untuk mengetahui diagnosis yang lebih tepat.

  • Dada terasa nyeri

Karena TBC berkaitan dengan saluran pernapasan, maka tak heran jika akhirnya dada terasa nyeri. Rasa nyeri di bagian dada bisa menjadi gejala awal adanya ketidakberesan didalam sistem pernapasan Anda. Sekilas ini bisa dianggap juga sebagai gejala asma.

Hanya saja, dada yang sering terasa nyeri bukan melulu gejala asma. Rasa nyeri di dada atau di paru-paru bisa menjadi tanda adanya penyakit paru paru lainnya. Salah satunya adalah TBC, khususnya bila memang gejala nyeri dada ini disertai dengan batuk yang tak kunjung sembuh.

  • Sesak napas

Selain nyeri dada, sesak napas pun bisa menjadi gejala awal TBC. Anda bisa segera menemui dokter saat Anda tahu sesak napas bukan gejala asma.

Nah itulah gejala awal TBC yang harus Anda kenali dan waspadai. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami ciri-ciri di atas.

Posted by ensiklopediaviva.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via WhatsApp