Alasan Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Nasi Goreng

Alasan Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Nasi Goreng

Alasan Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Nasi Goreng – Siapa sih yang tidak suka dengan nasi goreng? Salah satu makanan khas Indonesia ini sering dicari di malam hari karena mempunyai rasa yang enak.

Makanan khas Indonesia dengan campuran bumbu ini juga memang banyak digemari oleh berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak bahkan remaja dan orang tuapun banyak yang menggemarinya.

Tapi hanya saja, bagi penderita diabetes, nasi goreng ini bisa jadi bukan makanan yang tepat untuk mereka konsumsi. Apa alasan dari hal tersebut? berikut alasannya.

Alasan Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Nasi Goreng

Pakar kesehatan menyebut nasi sebagai makanan yang tinggi karbohidrat serta kalori. Padahal, sebagaimana kita ketahui, bahwa penderita diabetes perlu membatasi konsumsi kalori harian demi mencegah lonjakan kadar gula darah yang dikhawatirkan bisa mengakibatkan datangnya komplikasi.

Ditambah dengan adanya minyak yang dipakai untuk mengolah nasi goreng tersebut, maka kadar kalori serta lemak tidak sehat dari makanan ini tentu akan meningkat. Hal itu berarti, ada baiknya memang penderita diabetes perlu menghindari konsumsi nasi goreng.

Hanya saja, hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah tim dari Jurusan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) justru menemukan fakta menarik tentang nasi goreng.

Dalam penelitian tersebut, disebutkan bahwa nasi goreng mampu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2 karena termasuk ke dalam menu sarapan yang sehat.

Meskipun demikian, nasi goreng yang dimaksud bukanlah nasi goreng yang biasa kita buat sendiri di rumah ataupun yang ditemukan di pinggir jalan, namun nasi goreng ini adalah yang diolah dengan minyak jagung.

Salah satu peneliti yang terlibat yaitu I Dewa Gede Agung Sastrawan Negara Putra menyebutkan bahwa penelitian ini dilakukan selama 1 tahun.

Kemudian menghasilkan fakta bahwa mengolah nasi goreng dengan minyak jagung mampu untuk meningkatkan kadar pati resisten yang cukup tinggi. Hal itu akan berperan besar di dalam menurunkan risiko diabetes.

“Pati resisten maksudnya yaitu jenis pati yang tidak dapat dicerna oleh pencernaan. Hal ini berarti, kita tidak akan mengalami kenaikan kadar gula darah ketika mengonsumsinya,” ucap I Dewa Gede.

Selain menggunakan minyak jagung, I Dewa Gede juga menyebut nasi yang dipilih untuk membuat nasi goreng yang sehat adalah nasi pera. Alasannya juga sama, yaitu karena cenderung mempunyai kadar pati resisten yang tinggi.

Itulah alasan mengapa penderita diabetes tidak boleh makan nasi goreng, kecuali ia memasaknya dengan minyak jagung dan nasi yang digunakan adalah nasi pera. Sekian semoga bermanfaat.

Posted by ensiklopediaviva.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via WhatsApp