6 Langkah Pengobatan Luka Diabetes

6 Langkah Pengobatan Luka Diabetes

6 Langkah Pengobatan Luka Diabetes – Diabetes melitus adalah penyakit jangka panjang yang biasa ditandai dengan gula darah di atas normal. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan, namun gula darah bisa dikontrol sehingga kadarnya bisa normal.

Gejala seseorang menderita diabetes diantaranya sering buang air kecil terutama pada malam hari, sering merasa haus dan lapar, dan mudah lelah. Selain itu, adanya luka yang sulit sembuh juga dapat menandakan seseorang terkena diabetes.

6 Langkah Pengobatan Luka Diabetes

Perlu Anda ketahui jika penyembuhan luka pada penderita diabetes lebih lama dibandingkan penyembuhan luka orang yang bukan penderita diabetes. Pada penderita diabetes yang mempunyai kadar gula tinggi dapat menghambat sirkulasi darah ke kulit yang berguna untuk mengobati luka.

Terdapat alasan yang menjadi penyebab mengapa luka pada penderita diabetes lebih susah disembuhkan yaitu karena lemahnya imunitas tubuh, penyempitan pembuluh darah arteri, dan tingginya kadar gula di dalam tubuh.

Penting untuk dipahami jika gula yang tinggi di dalam darah sendiri juga dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri yang ada di dalam luka tersebut, serta membuat aliran darah menjadi sedikit terhambat.

Sehingga dengan demikian proses penyembuhan luka diabetes menjadi lama. Selain itu, akibat cara mengobati luka penderita diabetes yang salah juga bisa menjadi penyebab dari lamanya proses penyembuhan luka tersebut.

Nah, salah satu cara mengobati luka diabetes yang tepat adalah dengan cara menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, dan melakukan 6 langkah pengobatan luka diabetes berikut ini.

  1. Bersihkan luka dengan air mengalir, lalu keringkan, dan oleskan salep antibiotik.
  2. Kurangi tekanan pada luka diabetes.
  3. Kebersihan luka juga perlu dijaga supaya kuman-kuman tersebut bisa diminimalisir perkembanganya melalui perawatan luka berkala.
  4. Hindari bagian yang luka agar tidak terkena paparan langsung dengan lingkungan sekitar dengan cara menutupi luka dengan perban.
  5. Bersihkan luka secara teratur.
  6. Hubungi dokter jika tidak sembuh atau membaik dalam 48 jam.

Sesudah lukanya sembuh, untuk mengobati bekas luka yang membandel Anda bisa menggunakan beberapa salep atau krim yang mempunyai kandungan vitamin E.

Selain itu, Anda juga juga bisa menanyakan langsung dengan dokter spesialis kulit untuk melakukan terapi khusus mengobati bekas luka. Tetapi, sebelum itu kamu perlu mendiskusikan dengan dengan dokter spesialis kulit.

Posted by ensiklopediaviva.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via WhatsApp